Panduan Kelima – Memilih Produk Jualan di Instagram yang Evergreen & Scalable

APA itu produk yang Evergreen dan Scalable?

 

Evergreen secara harfiah berarti “selalu hijau”, yang bermakna, kita harus memilih produk yang selalu “segar”, yang sepanjang tahun selalu diminati pasar, tanpa pernah lesu apalagi mati.

 

Ini penting sekali untuk Anda ketahui. Jadi jangan asal jualan online. Jangan sampai kita menjual produk di online shop Instagram yang ternyata market-share-nya kecil.

 

Seperti misal Anda berjualan pacul di Instagram. Bisa? Bisa saja. Namun ‘kan ya Anda juga tentu paham, pengguna Instagram mayoritas generasi remaja, apa iya Anda mau ngotot menjual pacul di Instagram kepada mereka? Kan enggak logis, di samping enggak lucu.

 

Lalu, apa saja contoh produk yang evergreen yang selalu diminati pasar sepanjang tahun?

 

Kami beri tahu kepada Anda 9 (sembilan) produk online yang evergreen yang selalu kebanjiran peminat. Anda serius dan fokus menggarap pasarnya, kami yakin, Anda bisa kaya-raya dari hasil hanya berjualan salah satu dari 9 produk online evergreen berikut ini:

  1. Produk Kosmetik/Beauty/Kecantikan

  2. Produk Fashion Wanita (Umum)
  3. Produk Fashion Muslimah
  4. Produk Aksesoris Wanita
  5. Produk Pelangsing
  6. Produk Skin Whitening/Pemutih Kulit
  7. Produk Ibu Hamil
  8. Produk Balita
  9. Produk “Obat” Pria Dewasa

 

Kami yakin, Anda pasti setuju dan mengangguk-anggukkan kepala ketika membaca daftar produk yang kami sebut di atas, bahwa produk-produk tersebut memang paling digandrungi dan paling tinggi permintaan pasarnya, dan nyaris tidak pernah sepi.

 

Seperti produk Ibu Hamil. Apa ada, tahun ini pasar ibu hamil sepi, karena tidak ada satu pun ibu di Indonesia yang hamil? Kan enggak mungkin. Malah yang ada angka kehamilan di Indonesia selalu meningkat, sehingga pasar ibu hamil selalu besar, dan jualan produk ibu hamil di aplikasi Instagram—yang mayoritas diakses juga oleh ibu-ibu jaman now—menjadi relevan, alias klop. Cocok, dagang produk ini di Instagram, karena marketnya, pasarnya, ADA, dan BESAR.

 

Kemudian, produk kosmetik/kecantikan. Berdasarkan riset yang dilakukan MarketsAndMarkets.com, permintaan (product demand) terhadap produk kosmetik di tahun 2019 akan naik hingga US$635,7 miliar! Dan jika Anda melihat data grafik perkembangan produk kosmetik, tercatat bahwa produk satu ini selalu mengalami kenaikan dan pertumbuhan permintaan dari tahun ke tahun, tidak pernah terjadi produk kosmetik mengalami penurunan permintaan apalagi anjlok sepi lesu, yang ada malah sebaliknya. Maka di produk satu ini saja, produk kosmetik ini saja, jika kita serius, kita bisa mencicipi kue keuntungan dari berjualan produk kosmetik (terlebih pasar di Indonesia itu besar, sayang jika kita lewatkan).

 

Jadi, tolong, oleh Anda pelajari market/pasar 9 produk evergreen di atas, mana yang mau Anda garap dengan fokus dan dengan sungguh-sungguh.

 

Jika Anda akan terjun ke dunia online shop Instagram sendirian, saran kami bidik 1 produk saja dulu, mana yang mau Anda ambil untuk Anda jual.

 

Jika Anda punya modal cukup, maka Anda bisa mempekerjakan 9 orang, masing-masing Anda berikan smartphone, dan masing-masing berfokus menjual 9 produk evergreen di atas.

 

Oke, itu adalah produk evergreen.

 

Sekarang, apa itu produk yang Scalable?

 

Scalable, berarti produk yang kita jual, bisa bertahan hidup hingga puluhan tahun ke depan. Jika produk evergreen selalu dibutuhkan sepanjang tahun, maka produk scalable adalah produk yang terbukti akan sanggup bertahan hingga jangka waktu yang lebih lama.

 

Contoh produk kosmetik bernama lipstick. Produk lipstick dijual dalam ukuran kecil dan pendek, tujuannya apa, agar para wanita beli lagi dan lagi dan lagi dan lagi, teruuuus beli lagi. Ini artinya produk lipstick terbukti evergreen, dan scalable, yakni dijual dalam unit kecil saja pun, orang terus butuh dan beli.

 

Contoh lain lagi, misal Anda menulis buku tentang penyakit ringan yang biasa menyerang bayi di usia 1-2 tahun dan bagaimana penanganannya berdasarkan penelitian medis. Siapa yang pasti akan terus butuh buku sebermanfaat demikian? Jelas para ibu hamil dan para ibu yang baru saja melahirkan. Berarti buku seperti ini masuk kategori buku yang evergreen. Dan karena hanya tinggal diduplikasi dan diperbanyak (sedangkan menulis bukunya hanya cukup sekali), maka produk buku seperti ini masuk kategori scalable.

 

Sampai sini, Anda sudah paham, ya 😉

 

Dan sekarang mungkin ada di antara Anda yang bertanya: lalu metode pra-jualannya seperti apa? Apa kita harus stock barang dulu, beli barang dulu, baru kemudian kita foto dan kita jual di Instagram?

 

Jawabannya tidak perlu. Cukup kita manfaatkan sistem dropship saja yang ditawarkan marketplace seperti Tokopedia dan Bukalapak.

 

Silakan Anda baca referensi tentang sistem dropship dari Kudo.co.id berikut ini:

https://kudo.co.id/blog/apa-itu-dropship-dan-perbedaannya-dengan-reseller

 

Team PanduanIG.com sendiri begitu, kok. Kami menjual produk-produk evergreen dan scalable di Instagram, itu kami mengambilnya dari Tokopedia dan Bukalapak dengan sistem dropship. Dan berapa banyak kami mengambil keuntungan, yah, kami paling hanya mengambil profit Rp15rb hingga Rp25rb per 1 item barang. Segitu sudah cukup.

 

Jika per hari terjadi 10 penjualan, kan artinya kami mendapatkan keuntungan Rp150rb – Rp250rb per hari. Konstan seperti itu selama 1 bulan saja, keuntungan yang kami peroleh Rp4,5jt – Rp7,5jt, dan itu hanya dari fokus berjualan 1 (satu) produk evergreen di Instagram 😉

 

Oke. Sudah, selesai.

 

Itu saja ulasan untuk Panduan Kelima ini 😉

 

***

 

Yay!

 

Akhirnya Panduan Kelima ini usai 😀

 

Sekarang, saatnya kita melangkah ke panduan yang sudah kita tunggu-tunggu!

 

Panduan Keenam, Create Akun IG! Let’s go! 😀

 

[]

 

Team PanduanIG.com

Line @panduan.ig | Instagram @panduan.ig

Posted by adminpanduanig

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!